Pengabdian Masyarakat: Hadir Lebih Dekat Menebar Manfaat
- Rindra Mario Laurens
- Dec 31, 2024
- 2 min read

Pengabdian Masyarakat di Desa Bonto Tangnga: Hadir Lebih Dekat Menebar Manfaat
Desa Bonto Tangnga, Kabupaten Bantaeng, menjadi saksi dari dedikasi para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar. Pada tanggal yang telah direncanakan, mereka melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi warga, tetapi juga menciptakan momen berharga dalam mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Pengabdian dimulai dengan sebuah pembukaan yang sederhana namun penuh makna. Dalam suasana hangat di balai desa, sambutan dari perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat menandai dimulainya perjalanan kolaboratif ini. Setelah itu, kegiatan langsung diisi dengan pengimplementasian Absensi Digital, sebuah inovasi untuk meningkatkan efisiensi administrasi desa. Sistem ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pelayanan desa yang lebih modern dan transparan.
Mahasiswa dan warga bersama-sama melakukan kegiatan pemeliharaan kebun desa. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan area kebun, merawat tanaman, dan menanam bibit baru. Kebun ini menjadi simbol kerja sama yang erat antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Pagi yang cerah diawali dengan senam bersama warga. Senam ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara warga dan mahasiswa. Setelah itu, mahasiswa melanjutkan dengan kegiatan edukasi untuk anak-anak TK. Dalam suasana yang penuh keceriaan, mereka mengajarkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menanamkan kebiasaan baik yang akan menjadi fondasi bagi masa depan anak-anak desa.
Desa Bonto Tangnga juga diberdayakan melalui sosialisasi digital desa (DIGIDES), yang bertujuan meningkatkan literasi teknologi bagi warga. Dalam sesi seminar bertajuk “Pemanfaatan Smart Farming, AIoT & Solar Cell: Era Baru Teknologi” mahasiswa memperkenalkan konsep pertanian cerdas berbasis teknologi modern. Seminar ini memberikan wawasan baru kepada warga mengenai cara memanfaatkan teknologi untuk mendukung produktivitas pertanian.
Salah satu kegiatan yang paling bermakna adalah memasak makanan sehat bersama ibu-ibu PKK. Memasak Makanan Sehat untuk Anak Stunting, kegiatan ini memberikan pengetahuan praktis kepada para ibu mengenai pentingnya gizi untuk tumbuh kembang anak. Mahasiswa dan ibu-ibu bekerja sama memasak menu sederhana namun kaya gizi, yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru dalam keluarga.
Penutupan: Kebersamaan yang Membekas
Kegiatan diakhiri dengan acara penutupan yang sederhana namun penuh haru. Dalam ramah tamah, mahasiswa dan warga berbagi cerita serta pengalaman selama kegiatan berlangsung. Senyum dan tawa mengiringi momen perpisahan, meninggalkan jejak kenangan indah yang akan terus dikenang.
Sebuah Langkah Kecil untuk Perubahan Besar
Pengabdian masyarakat di Desa Bonto Tangnga ini membuktikan bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menciptakan perubahan nyata. Dari teknologi hingga gotong royong, dari anak-anak hingga ibu-ibu, setiap lapisan masyarakat dilibatkan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus memberikan kontribusi positif demi kemajuan desa-desa di Indonesia.
Comments